RPH Unggas Siska Broiler
Tim Redaksi NUPARIS
NUPARIS
AKSELERASI EKONOMI HALAL GLOBAL
LPJPH UIN SGD BANDUNG PELATIHAN PENYELIA HALAL BATCH 33
Dalam upaya mempercepat ekosistem jaminan produk halal di Indonesia sekaligus mendorong pelaku usaha menembus pasar global, Lembaga Pelatihan Jaminan Produk Halal (LPJPH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Pelatihan Penyelia Halal UMK Reguler Batch 33. Agenda strategis yang berlangsung secara intensif, mengusung tema besar "Empowering Halal Ethical Excellence for a Global Future".
Istimewanya, pelatihan 12 Jam Pelajaran (JP), NUPARIS Ecosystem sebagai Strategic Partner & UMKM Facilitator hadir untuk menjembatani pelaku usaha mikro serta sektor industri agar tidak hanya patuh secara syariat, tetapi juga adaptif dan tangguh secara administrasi hukum di era digital.
Penyelarasan Teori Syariat dan Praktik Teknis
Hari pertama pelatihan berfokus pada penguatan fondasi hukum Islam, regulasi nasional, hingga keterampilan teknis penyusunan dokumen Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Sebanyak 6 Jam Pelajaran (JP) diisi oleh jajaran pakar dan akademisi terkemuka:
- Sesi 1 & 2 (Fikih & Regulasi Negara):
Ditandai dengan pemaparan dari Fahmi Hasan Nugroho, Lc., M.A., mengenai kriteria bahan halal-haram dan mekanis fawa, disusul oleh Dr. Tri Cahyanto, M.Si., yang membedah aspek legalitas, undang-undang jaminan produk halal, serta fungsi kelembagaan BPJPH, MUI, dan LPH. - Sesi 3 & 4 (Arsitektur SJPH & SOP):
Dr. Neneng Windayani, M.Pd., menjabarkan 5 kriteria dasar implementasi SJPH. Langkah ini langsung diimplementasikan secara konkret melalui sesi praktik penyusunan draf Manual SJPH dan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi bersama Nur Rahmah Wardani, M.Pd. - Sesi 5 & 6 (Ketertelusuran Bahan):
Pada sesi siang, Risda Arba Ulfa, M.Si., memandu peserta menyiapkan dokumen pendukung bahan (sertifikat halal/CoA), yang kemudian dikunci lewat praktik pengisian tabel matriks bahan secara teknis oleh Fitri Yati Sa'adah, M.Pd.
NUPARIS Ecosystem: Bertindak Sebagai System Architect
Kehadiran NUPARIS Ecosystem dalam pelatihan ini membawa dimensi baru dalam hilirisasi sertifikasi halal. Sebagai Strategic Interface, NUPARIS tidak hanya mendampingi peserta selama pelatihan, tetapi juga memposisikan diri sebagai pengawal keberlanjutan pasca-izin (post-compliance).
Tim Advisory NUPARIS berkomitmen memastikan draf Manual SJPH dan dokumen daftar bahan yang telah disusun para peserta dapat terintegrasi mulus dengan sistem perizinan digital pemerintah, seperti penyelarasan akun OSS RBA, pemutakhiran kode KBLI terbaru, hingga kesiapan menghadapi audit faktual di lapangan.
Kesiapan Menuju SIHALAL
Melalui pelatihan, para peserta dinyatakan telah menguasai kompetensi dasar pemenuhan regulasi dan pembuatan dokumen ketertelusuran bahan baku. Seluruh draf administratif yang berhasil diselesaikan akan menjadi modal utama untuk melanjutkan materi berikutnya.
Pada sesi berikutnya, pelatihan akan berfokus pada mekanisme audit internal, penanganan produk yang tidak sesuai kriteria, serta panduan teknis pendaftaran langsung (input data) pada sistem aplikasi SIHALAL BPJPH agar sertifikat halal resmi dapat segera terbit.
