NUPARIS Logo
NUPARIS
Mengintegrasikan Tenaga Veteriner demi Akselerasi Sertifikasi Halal Reguler
NUPARIS Logo
Aktivitas
30 Jun 2026 21:52 WIB

Mengintegrasikan Tenaga Veteriner demi Akselerasi Sertifikasi Halal Reguler

6
0
0

Sinergi Strategis Diskanak Purwakarta dan Tim  Manajemen Halal mewakili RPH Siska Broiler

Mengintegrasikan Tenaga Veteriner demi Akselerasi Sertifikasi Halal Reguler

Langkah progresif diambil oleh Tim Manajemen Halal (Penyelia Halal eksternal) mewakili Rumah Potong Hewan (RPH) Unggas Siska Broiler dalam memastikan produk yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar syariat Islam, melainkan juga mematuhi kaidah ilmiah kesehatan masyarakat veteriner. Melalui koordinasi intensif bersama Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Purwakarta, komitmen penyediaan daging ayam yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH) kini memasuki babak baru.
Implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) pada sektor hulu seperti Rumah Potong Hewan  memiliki  tantangan  yang  kompleks.  Sebuah  karkas  ayam  tidak  dapat  serta-merta dinyatakan halal hanya dari ketepatan cara menyembelihnya, melainkan harus ditinjau sejak pemeliharaan,  transportasi,  hingga  kondisi  kesehatan  ayam  sesaat  sebelum  dipotong. Menyadari  krusialnya  mata  rantai  ini,  Tim Manajemen Halal mewakili RPH  Unggas  Siska  Broiler  melakukan  kunjungan strategis ke kantor Diskanak Kabupaten Purwakarta guna menyelaraskan kebutuhan regulasi teknis.


Menjembatani Halal Tradisional Menuju Standar ASUH Modern

Pertemuan  dengan otoritas  medik  dan  paramedis veteriner daerah, yakni drh. Wahyu selaku Dokter Hewan Dinas/Otoritas Veteriner Kabupaten Purwakarta, didampingi oleh Cynthia selaku Paramedis Veteriner. Fokus utama pembahasan tertuju pada pemenuhan unsur pengawasan teknis medik di dalam ekosistem RPH komersial.

Foto: Diskanak Kabupaten Purwakarta

"Keberadaan dokter hewan atau paramedis veteriner di lingkungan RPH bukanlah sekadar formalitas administratif. Mereka adalah garda terdepan dalam pelaksanaan pemeriksaan Antemortem (sebelum pemotongan) dan Postmortem (setelah pemotongan). Pengawasan ini esensial  untuk  mendeteksi  zoonosis  maupun  kelainan  fisik,  sehingga  menjamin  bahwa hewan  yang  disembelih  benar-benar  dalam  keadaan  hidup,  sehat,  serta  layak  konsumsi secara syar'i,"

Dari hasil koordinasi tersebut, mendapatkan sebuah langkah visioner. Dukungan  sistem  pengawasan operasional RPH melalui integrasi peran tenaga paramedis veteriner ke dalam struktur Tim Manajemen Halal RPH. Langkah ini dinilai akan menjadi preseden baik dalam mempercepat pemenuhan kriteria sertifikasi halal reguler berbasis pemenuhan dokumen komprehensif.


Kombinasi Diklat 20 JP dan Penguatan Organisasi

Sinergi  lapangan  ini  berjalan  beriringan  dengan  keikutsertaan  aktif  staf  RPH  dalam
Pelatihan Penyelia Halal Umum Reguler (20 JP) Batch 6 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh LPJPH  UIN  Sunan  Gunung  Djati  Bandung.  Melalui  bekal  materi  penyusunan  dokumen, pengawasan bahan, serta mitigasi risiko kontaminasi produk yang diperoleh selama pelatihan, hasil koordinasi dengan Diskanak akan langsung dituangkan ke dalam revisi Lampiran SK Tim Manajemen Halal.
Dengan hadirnya kolaborasi lintas sektor antara pelaku usaha mikro, akademisi lembaga pelatihan, dan otoritas veteriner dinas, RPH Siska Broiler optimis dapat menghadirkan produk unggas berkualitas tinggi bagi masyarakat Purwakarta. Langkah nyata ini menjadi bukti bahwa sertifikasi halal bukan lagi sekadar label, melainkan wujud perlindungan menyeluruh bagi konsumen, baik dari aspek spiritual maupun pemenuhan gizi yang higienis.